Category Archives: Hikmah

Jalan Rezeki itu Bernama Taubat

Akhmad Muhaimin Azzet di Masjid Al-Muhtadin, YogyakartaRasulullah Saw. bersabda, “Barang siapa memperbanyak mohon ampunan (beristighfar) maka Allah akan membebaskannya dari kedukaan, memberinya jalan keluar bagi kesempitannya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga-duganya.” (HR. Abu Dawud).

Agar rezeki semakin bertambah dan barakah, hendaknya seseorang bertaubat kepada Allah Swt. Ini adalah solusi yang sering dianggap aneh oleh sebagian orang. Mereka beranggapan bahwa sama sekali tidak ada kaitan antara bertambahnya rezeki dengan bertaubat. Baiklah, dalam risalah sederhana ini, saya ingin mengajak pembaca untuk memahami bahwa ada kaitan erat antara bertambahnya rezeki dengan taubat. Apalagi, bagi seorang muslim, yang diharapkannya bukan hanya bertambahnya rezeki semata, tetapi juga ada nilai barakah dari Allah Swt. Baca lebih lanjut

26 Komentar

Filed under Hikmah

Keyakinan yang Bersandar kepada Allah Swt.

Akhmad Muhaimin Azzet, mengisi pengajian, rumah Pak Erik Hadi Saputra, amazzetDalam hidup dibutuhkan keyakinan, apalagi keyakinan yang bersandar kepada Allah Swt. Sungguh, keyakinan yang bersandar kepada-Nya ini penting sekali bagi kita yang ingin sukses di kehidupan dunia, sekaligus sukses dan selamat di kehidupan akhirat kelak.

Seseorang yang menyandarkan keyakinannya kepada Allah, akan mempunyai semangat dan kekuatan yang luar biasa di dalam berusaha untuk mencapai keberhasilan. Ia tak mengenal kata putus asa bila di tengah jalan mengalami halangan atau menghadapi cobaan. Itu semua dikarenakan ia menyandarkan keyakinannya kepada Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dalam hal ini, marilah kita memperhatikan firman Allah Swt. berikut: Baca lebih lanjut

18 Komentar

Filed under Hikmah

Berbuat Baik kepada Orang yang Lemah

kita harus berbuat baik dalam hidup di dunia ini, foto kota semarang, akhmad muhaimin azzetBerbuat baik (ihsan) kepada orang yang lemah adalah amalan yang membuat pelakunya mendapatkan rezeki dari Allah Swt. Orang yang lemah (dhuafa) itu adalah orang yang lemah secara ekonomi. Di antara mereka adalah orang yang fakir, miskin, anak yatim, orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan, orang yang sakit namun tidak punya biaya untuk berobat, atau orang yang telantar.

Rasulullah Saw. bersabda:

“Tidaklah kalian semua diberi pertolongan dan diberikan rezeki melainkan karena orang-orang lemah di antara kalian.” (HR. Bukhari) Baca lebih lanjut

24 Komentar

Filed under Hikmah

Keyakinan: Modal Penting Meraih Keberhasilan

Keyakinan kuat, ibadah pun giat, foto Akhmad Muhaimin AzzetBetapa penting keberadaan keyakinan dalam kehidupan kita. Sebagaimana Rasulullah Saw. pun bersabda sebagai berikut:

“Kesabaran adalah separuh dari keimanan, sedangkan keyakinan adalah keimanan seluruhnya.” (HR. Thabrani dan Baihaqi).

Berdasarkan hadits tersebut, kita semakin mengetahui bahwa hal yang paling utama dari sebuah keimanan adalah keyakinan. Ya, keyakinan yang kuat. Sebuah keyakinan yang membuat seseorang bergerak secara dinamis. Sebuah keyakinan yang bisa membuat dada orang beriman bergelora dalam semangat untuk melakukan yang terbaik terhadap hal yang telah diyakini. Yakni, berusaha menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi yang dilarang-Nya. Sungguh, itu semua dilakukan sepenuh cinta sebagai perwujudan dari keimanan seseorang. Baca lebih lanjut

14 Komentar

Filed under Hikmah

Rukun Iman

Allah Swt. berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” (QS. an-Nisâ [4]: 136)

Orang yang beriman itu adalah yang meyakini enam hal; sebagaimana jawaban Rasulullah Saw. ketika ditanya oleh seseorang (Malaikat Jibril) di hadapan para sahabat tentang iman. Rasulullah Saw. menjawab, “Hendaklah engkau beriman kepada Allah, beriman kepada para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para utusan-Nya, hari akhir, dan hendaklah engkau beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk.” Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim.

Pendek saja postingan saya kali ini, Sob. Semoga bisa menjadi renungan bagi kita bersama tentang keimanan kita.

Al-Faqîr ilâ Rahmatillâh,
Akhmad Muhaimin Azzet

18 Komentar

Filed under Hikmah

Beriman Secara Benar

Allah Swt. berfirman, “Orang-orang Arab Badui itu berkata, ‘Kami telah beriman.’ Katakanlah, ‘Kamu belum beriman, tapi katakanlah ‘kami telah tunduk,’ karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikit pun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. al-Hujurât [49]: 14) Baca lebih lanjut

19 Komentar

Filed under Hikmah

Haji: Kewajiban Manusia Terhadap Allah

Allah Swt. berfirman, “…Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 97)

Bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah, yakni mempunyai perbekalan atau biaya menuju ke sana, berbadan sehat, dan perjalanan aman, maka ia mempunyai kewajiban terhadap Allah Swt. untuk mengerjakan ibadah haji di bulan Dzulhijah. Kewajiban haji ini hanya sekali seumur hidup dan termasuk dari rukun Islam. Apabila seseorang sudah pernah mengerjakan ibadah haji di tanah suci, maka ibadah haji yang dikerjakannya di tahun-tahun berikutnya berhukum sunnah. Baca lebih lanjut

18 Komentar

Filed under Hikmah