Category Archives: Keluarga

Anak Anda Memberontak?

kompakDi beberapa postingan sebelumnya, saya sudah pernah membahas anak memberontak ini. Kali ini izinkan membahasnya oleh sebab yang lainnya, yakni anak merasa mendapatkan tugas yang banyak.

Tugas yang diterima si anak dan harus dipenuhi atau dilaksanakan bisa jadi datang dari orangtua atau sering kali datang dari sekolah. Tugas ini bisa menjadi hal yang menyenangkan bagi anak. Namun, tugas tidak jarang juga menjadi sesuatu yang sama sekali tidak menyenangkan hati sang anak. Hal ini terjadi apabila tugas yang diterima anak dirasakannya terlalu banyak sehingga menjadi beban dalam hidupnya. Apalagi jika tugas yang sudah dianggapnya sebagai beban itu tidak dapat dipenuhi oleh anak maka kecenderungan yang terjadi adalah anak menunjukkan sikap memberontak. Baca lebih lanjut

29 Komentar

Filed under Keluarga

Mengatasi Anak yang Memberontak

anak-anak di rumah mas azzetAnak memberontak pasti ada sebabnya. Nah, untuk mengatasinya tentu kita harus mengetahui apa penyebab anak memberontak. Di antara penyebab dan cara mengatasinya adalah sebagai berikut:

Orangtua Menuntut Secara Berlebihan
Orangtua kadang menginginkan agar anaknya melakukan sesuatu atau bersikap sesuai dengan yang dinginkannya; atau orangtua memerintahkan kepada anaknya untuk melakukan sesuatu dengan cara mendesak. Namun, bila hal ini yang dilakukan oleh orangtua, biasanya orangtua tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkannya. Anak cenderung memberontak atau tidak mau melaksanakan apa yang dituntutkan kepadanya bila dilakukan secara berlebihan atau diperintah secara mendesak. Di saat seperti ini, orangtua semestinya memahami kondisi sang anak. Cara yang paling efektif untuk mengatasi anak yang memberontak akibat dari “tekanan” dari orangtua seperti ini adalah mengurangi ketegangan dengan cara orangtua memberikan kesempatan kepada anaknya untuk melakukan sesuatu atau bersikap sesuai dengan keinginan, kondisi, dan kebutuhannya. Baca lebih lanjut

31 Komentar

Filed under Keluarga

Bacaan Khusus Saat Hamil Tua atau Menjelang Melahirkan

Pada saat putri Nabi Muhammad Saw., yakni Fathimah Al-Zahra r.a., sedang hamil tua atau mendekati masa melahirkan anaknya, Rasulullah Saw. meminta kepada Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsy untuk membacakan beberapa bacaan di dekat Fathimah r.a. Adapun beberapa bacaan yang diperintahkan oleh Rasulullah Saw. Pada waktu itu adalah sebagai berikut: Baca lebih lanjut

37 Komentar

Filed under Keluarga

Badan Sehat dengan Jintan Hitam

Terkait dengan kesehatan, dalam Shahih Muslim (nomor 4104) disebutkan sebuah hadits, yakni dari Abu Hurairah r.a., ia berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya pada jintan hitam itu terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” Baca lebih lanjut

22 Komentar

Filed under Keluarga

Memahami Teori Perkembangan Anak: Langkah Penting Sebelum Mengembangkan Potensinya

Penulis bersama santri TPA Al-Muhtadin

Sebelum memahami potensi anak dan bagaimana cara mengembangkannya, perlu bagi kita untuk memahami teori dalam perkembangan anak. Teori pertama yang perlu kita ketahui adalah teori nativisme. Teori ini pertama kali digagas dan dikemukakan oleh Schopenhauer. Menurut teori ini, perkembangan manusia ditentukan oleh faktor-faktor nativus, yaitu faktor-faktor keturunan yang merupakan faktor yang dibawa pada waktu melahirkan. Baca lebih lanjut

27 Komentar

Filed under Keluarga

Peran Penting Orangtua dalam Mencerdaskan Anak

Kita sadar dan mengetahui bahwa anak-anak yang dianugerahkan oleh Tuhan kepada kita sudah dibekali dengan potensi-potensi yang sangat penting untuk dikembangkan demi kesuksesan kehidupannya di masa mendatang. Potensi yang diberikan Tuhan itu tidak bisa kita biarkan begitu saja agar sang anak berkembang dengan sendirinya. Atau, kita biarkan saja potensi yang dahsyat itu sehingga tidak berkembang dan akhirnya malah berakibat menjadi tidak berguna sama sekali bagi kehidupan anak kita. Baca lebih lanjut

31 Komentar

Filed under Keluarga

Hakikat Diciptakannya Manusia

Manusia diciptakan oleh Tuhan untuk hidup dan mendiami sebuah planet yang bernama bumi ini, sudah barang tentu ada maksud dan tujuannya. Tidak diciptakan begitu saja, kemudian menjalani kehidupan di bumi ini, setelah itu mati dan selesai. Bila memang hanya hidup, setelah itu mati dan selesai, tentu manusia tidak berbeda dengan makhluk yang lain sebagaimana hewan, misalnya.

Namun, manusia diciptakan oleh Tuhan dengan bentuk yang sempurna bila dibanding dengan makhluk yang lain. Manusia juga dibekali akal agar dapat menjalani kehidupan dan mengelola bumi dengan lebih baik. Bekal terakhir inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya, yakni manusia adalah makhluk hidup yang berakal. Baca lebih lanjut

8 Komentar

Filed under Keluarga