Tag Archives: murid

Guru: Bekepribadian Layak Ditiru

Akhmad Muhaimin Azzet, Taman Pendidikan Al-Qur'an Al-Muhtadin, YogyakartaSeorang guru yang dicintai oleh anak didiknya adalah guru yang mempunyai kepribadian layak ditiru. Inilah kepribadian utama yang harus dimiliki oleh seorang guru. Menurut falsafah Jawa, kata guru berasal dari kalimat bisa “digugu” (dipercaya) dan “ditiru” (dicontoh). Jadi, orang yang menjadi guru adalah seseorang yang bisa dipercaya dan ditiru tingkah lakunya oleh anak didiknya.

Dua hal sebagaimana tersebut, yakni bisa dipercaya dan layak ditiru, adalah modal utama bagi siapa saja yang ingin berkepribadian unggul. Orang yang mempunyai kepribadian demikian akan mempunyai tempat yang istimewa di hati para sahabat dan koleganya. Lebih-lebih bagi seorang guru yang memang pekerjaannya adalah mendidik para siswa agar pandai di bidang ilmu pengetahuan dan mempunyai kepribadian yang luhur. Sudah tentu, tidak bisa tidak, ia harus bisa dipercaya dan bisa ditiru oleh anak didiknya. Bila tidak, maka alamat tujuan pendidikan dan pengajaran yang diampu oleh sang guru tersebut akan mengalami kegagalan. Baca lebih lanjut

20 Komentar

Filed under Pendidikan

Pendidikan yang Demokratis

Akhmad Muhaimin Azzet, santri TPA Al-Muhtadin, amazzet

Penulis bersama santri TPA Al-Muhtadin, Yogyakarta.

Pendidikan yang membebaskan adalah pendidikan yang demokratis. Sebuah proses pendidikan yang hubungan guru dan murid dapat berimbang sehingga bisa saling menyampaikan pendapat dan pikiran. Guru tidak hanya menyampaikan materi sedangkan di pihak lain murid hanya mendengarkan dan menerima apa adanya. Dalam pendidikan yang demokratis murid juga sangat penting untuk didengar pendapatnya, diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya, atau dihargai apa yang menjadi keinginannya dalam proses belajar mengajar.

Dalam banyak pengamatan di lapangan, memang tidak mudah dalam mempraktikkan pendidikan yang demokratis ini. Hal ini barangkali masih kuatnya pandangan bahwa guru tentu lebih pandai dan mempunyai ilmu pengetahuan yang banyak ketimbang muridnya. Guru itu tugasnya adalah mendidik dan mengarahkan anak didiknya untuk menjadi lebih baik dan pintar daripada sebelumnya. Hanya seorang gurulah yang bisa mengantarkan anak didiknya untuk mencapai kehidupan yang sukses dan berhasil mencapai cita-citanya. Baca lebih lanjut

34 Komentar

Filed under Pendidikan

Guru yang Bisa Menjadi Sahabat dalam Belajar

Akhmad Muhaimin Azzet bersama santriGuru yang dicintai oleh anak didiknya adalah yang bisa menjadi sahabat dalam belajar. Guru yang menjadi sahabat ini adalah hal baru dan penting untuk diperhatikan. Berbeda dengan zaman dahulu yang beragam informasi tidak mudah diakses dengan kecanggihan teknologi sebagaimana saat ini. Saat itu, guru sekan menjadi satu-satunya sumber ilmu. Peran seorang guru adalah memberikan ilmu kepada anak didiknya. Oleh karena itu, seorang guru akhirnya juga bisa menjadi penguasa tunggal di dalam kelas.

Sebagai penguasa tunggal di dalam kelas, seorang guru di zaman dahulu bebas melakukan apa saja, termasuk dalam memberikan hukuman kepada murid-muridnya. Apabila ada murid sedikit saja tidak menunjukkan perhatian ketika pelajaran diterangkan, maka seorang guru bisa melemparkan penghapus kepada murid yang tidak perhatian tersebut. Ada juga seorang guru yang mempunyai kebiasaan mencubit anak didiknya sampai sang anak menjerit-jerit, bahkan bekas cubitannya pun menghitam hingga beberapa hari baru hilang. Sang anak pun enggan mengadukan perlakuan sang guru tersebut ke orangtuanya. Sebab, orangtuanya pun biasanya malah menyalahkan anak yang menuduh tidak patuh sama gurunya. Baca lebih lanjut

20 Komentar

Filed under Pendidikan

Sang Motivator itu Bernama Guru

Guru itu seorang motivator - foto akhmad muhaimin azzetSeorang guru yang dicintai oleh anak didiknya adalah yang bisa memberikan motivasi. Ya, dialah sang motivator yang membuat anak didiknya senantiasa bersemangat dalam meraih cita-cita. Bagi Anda yang pernah membaca novel yang berjudul Sang Pemimpi karya Andrea Hirata—atau menonton filmnya dengan judul yang sama—tentu bisa membayangkan bagaimana sosok seorang guru yang bernama Pak Julian. Dialah seorang guru muda yang begitu sangat dicintai oleh murid-muridnya.

Apa yang dilakukan Pak Julian sehingga sangat dicintai oleh murid-muridnya? Pak Julian bisa memberikan motivasi yang sangat besar kepada murid-muridnya. Pak Julian berhasil membakar semangat anak didiknya untuk berani bermimpi, terutama tiga muridnya, yakni Ikal, Aray, dan Jimbron. Ketiga siswa SMA ini terbakar semangatnya untuk bisa meraih mimpi mereka, yakni ke Paris dan Eropa. Baca lebih lanjut

27 Komentar

Filed under Pendidikan

Pendidikan Sebagai Proses Transformasi Sosial

Oleh: Akhmad Muhaimin Azzet

Santri Tebuireng gemar membaca sebagai proses pendidikan, foto Akhmad Muhaimin AzzetPendidikan dipandang sebagai hal yang sangat penting bagi anak manusia untuk mencapai perubahan yang lebih baik. Namun, jangan salah, pendidikan juga bisa sebagai sarana untuk melanggengkan kepentingan kekuasaan dan politik tertentu di sebuah komunitas tertentu atau bahkan di sebuah negara. Bila hal ini yang terjadi, pendidikan bukan sebagai proses bagi peserta didik untuk berubah menjadi lebih baik, melainkan hanya menjadi alat kekuasaan untuk melanggengkan kepentingan penguasa. Baca lebih lanjut

23 Komentar

Filed under Pendidikan

Guru yang Berperan sebagai Orangtua Kedua bagi Murid

mengaji di al-muhtadin, akhmad muhaimin azzetSeorang guru harus bisa menjalin ikatan batin yang kuat dengan anak didiknya. Sungguh ini penting agar seorang guru bisa berperan menjadi orangtua kedua bagi para murid supaya mereka merasa nyaman sekaligus menyenangkan belajar di sekolah. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh seorang guru:

a. Membangun Rasa Kasih dan Sayang

Rasa kasih dan sayang yang perlu dibangun adalah rasa kasih sayang sebagaimana orangtua kepada anaknya. Karena seorang guru bukanlah orangtua kandung bagi anak didiknya, sudah tentu ekspresi dan bentuknya berbeda dengan orangtua kandung mereka dalam memberikan rasa kasih dan sayang. Bahkan, beberapa pendapat mengatakan, memang harus berbeda terutama kaitannya dengan kedekatan secara fisik karena pertimbangan nilai dan etika yang semestinya berlaku. Namun, meskipun ekspresi dan bentuknya berbeda, rasa kasih dan sayang yang bersumber dari dalam hati tetaplah perlu dibangun dengan sebaik-baiknya oleh seorang guru yang ingin dicintai oleh anak didiknya. Baca lebih lanjut

34 Komentar

Filed under Pendidikan

Guru yang Bisa Jadi Orangtua Kedua

Bersama santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-MuhtadinMenjadi guru tentu menyenangkan. Apalagi yang berhasil bersama-sama anak-anak didiknya dalam meraih tujuan pendidikan yang telah direncanakan. Guru yang demikian  dituntut untuk menjadi pribadi yang dicintai oleh anak didiknya. Sebab, dengan adanya rasa cinta dari anak didiknya, mereka akan bersemangat dalam belajar.

Guru yang dicintai oleh anak didiknya adalah ia yang bisa berperan sebagai orangtua kedua bagi mereka ketika berada di sekolah. Anak didik adalah pribadi yang sesungguhnya masih membutuhkan kasih sayang dan teladan yang baik dalam masa perkembangan jiwanya. Di sinilah mereka sangat membutuhkannya dari kedua orangtuanya dalam kehidupan sehari-harinya ketika berada di rumah. Selain di rumah, lingkungan kedua bagi anak didik adalah berada di sekolah, di sinilah anak didik juga membutuhkan orang yang bisa memberikan kasih sayang dan teladan yang baik, yakni dari gurunya. Baca lebih lanjut

27 Komentar

Filed under Pendidikan