Arsip Tag: taqwa

Marhaban Ya Ramadhan

Indahnya Ramadhan di Masjid Al-Muhtadin

Ramadhan sebentar lagi ‘kan datang. Sungguh, kita perlu berdoa semoga kita diberi kesempatan oleh Allah Ta’ala dapat berjumpa dengannya dan dapat beribadah dengan baik di dalamnya. Allaahumma aamiin…

Dalam postingan kali ini, saya hanya ingin bercerita tentang kegiatan jamaah Masjid Al-Muhtadin dalam rangka menyambut Ramadhan 1433 H. Pada hari Sabtu (14/7), TPA Al-Muhtadin mengadakan Lomba Mewarnai Kaligrafi. Setelah itu, bersama-sama mendengarkan dongeng islami. Rencananya Kak Adin yang akan mendongeng, tapi sayang beliau macet dalam perjalanan Jakarta – Jogja, sehingga digantikan Kak Daryanto. Dan, alhamdulillah dapat berjalan dengan meriah. Baca lebih lanjut

16 Komentar

Filed under Ibadah

Puasa Agar Bertakwa

Allah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 183)

Bertakwa kepada Allah Swt. adalah derajat yang tinggi dan mulia bagi seorang hamba. Dalam hal ini, Allah Swt. telah berfirman, “…Dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS. at-Taubah [9]: 36). Orang yang bertakwa juga dicintai oleh Allah Swt., “…Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa.” (QS. at-Taubah [9]: 4). Di akhirat kelak, orang yang bertakwa dimasukkan dalam surga yang penuh dengan kenikmatan, “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan.” (QS. ath-Thûr [52]: 17). Derajat takwa ini bisa diraih dengan mengerjakan puasa pada bulan Ramadhan.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

33 Komentar

Filed under Hikmah

Mengangkat Derajat dan Menghapus Kesalahan

Ma’dan bin Abi Thalhah berkata, “Aku pernah menemui Tsauban, budak yang dimerdekakan Rasulullah Saw., lalu kutanyakan, ‘Katakanlah kepadaku tentang perbuatan yang dapat kulakukan, yang dengannya Allah dapat memasukkan aku ke surga.’ Atau ia bertanya, ‘Tentang perbuatan yang paling dicintai Allah.’ Kemudian ia (Tsauban) diam. Lalu, kutanyakan lagi, dan ia tetap diam. Kutanyakan yang ketiga kalinya, akhirnya ia menjawab, ‘Aku pernah bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang hal itu. Beliau menjawab, ‘Hendaknya kamu memperbanyak sujud, karena tidaklah kamu bersujud sekali sujud kepada Allah, melainkan Allah mengangkat derajatmu dan menghapuskan kesalahanmu.” Ma’dan berkata, “Kemudian aku datangi Abu Darda’ dan kutanyakan kepadanya. Ia menjawab seperti jawaban Tsauban kepadaku.” (HR Muslim, Tirmidzi, dan Nasa’i) Baca lebih lanjut

30 Komentar

Filed under Hikmah

Menemukan Solusi dengan Shalat

Allah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS Al-Baqarah [2]: 153)

Dalam sebuah hadis disampaikan, “Rasulullah Saw. bila menghadapi suatu dilema (situasi yang sukar dan membingungkan) beliau shalat.” (HR Ahmad)

Rasulullah Saw. bersabda, “Saat terdekat bagi seorang hamba kepada Rabbnya adalah pada saat ia bersujud.” (HR Muslim)

Ketika menghadapi bermacam persoalan dalam kehidupan ini, tak jarang kita mengalami kesulitan atau bahkan seakan menemukan jalan buntu. Pada saat seperti inilah, jangan lagi kita berkepanjangan dalam kebingungan, apalagi mencari jawaban ke tempat-tempat yang tidak dibenarkan oleh Islam, bersegeralah menyingsingkan lengan baju untuk berwudhu dan mengerjakan shalat. Demikianlah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Kepada siapa lagi kita memohon pertolongan bila tidak kepada Allah Swt. Yang Menciptakan seluruh alam raya beserta isinya; Dia-lah Dzat Yang Berkuasa atas segala sesuatu. Sungguh, inilah saat terdekat antara seorang hamba dengan Allah Swt., maka memohonlah dengan kesungguhan hati saat bersujud kepada-Nya.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

9 Komentar

Filed under Hikmah

Beratkah Shalat Lima Waktu?

Dari Anas bin Malik r.a., ia berkata, “Bahwasanya Abu Dzar pernah bercerita bahwa Rasulullah Saw. bersabda, ‘Atap rumahku dibuka ketika aku di Makkah. Kemudian Jibril turun dan membelah dadaku, lalu mencucinya dengan air zamzam, kemudian dia datang membawa sebuah bejana dari emas yang penuh dengan hikmah dan keimanan, lalu menuangkannya ke dalam dadaku, kemudian menutupnya. Selanjutnya menggandeng tanganku dan membawaku naik ke langit dunia. Ketika aku sampai di langit dunia, Jibril berkata kepada penjaga langit, ‘Bukalah.’

“Dia (penjaga langit) bertanya, ‘Siapakah ini?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ini Jibril.’

“Dia (penjaga langit) bertanya, ‘Apakah ada orang lain yang bersamamu?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ya. Saya bersama Muhammad Saw.’

“Dia (penjaga langit) bertanya, ‘Apakah dia diutus kepada-Nya?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ya.’

“Ketika dia membukanya, kami naik melewati langit dunia. Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang duduk dan di sebelah kanannya terdapat sekumpulan orang dan di sebelah kirinya juga terdapat sekumpulan orang. Jika melihat ke sebelah kanannya, dia tertawa, dan jika melihat ke arah kirinya, dia menangis. Dia lalu berkata, ‘Selamat datang wahai nabi yang saleh dan anak orang yang saleh.’ Baca lebih lanjut

4 Komentar

Filed under Hikmah Utama