Indahnya Ramadhan di Masjid Al-Ikhlas

Kampung Ramadhan Masjid Al-Ikhlas, foto Akhmad Muhaimin Azzet

Masjid Al-Ikhlas terletak di dusun Kembang, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan Ramadhan di masjid ini dibikin indah oleh takmir masjid. Hal ini agar jamaah senang mengikuti kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan di masjid.

Di antara bentuk membuat Ramadhan indah adalah dengan cara menghias jalan, atau lebih tepatnya gang, ke Masjid Al-Ikhlas dengan kain berwarna-warni sebagaimana dalam foto tersebut. Baca lebih lanjut

9 Komentar

Filed under Kontes

Ramadhan Menyenangkan di Masjid Al-Muhtadin

Ramadhan Menyenangkan di Masjid Al-Muhtadin

Masjid adalah tempat yang asyik. Mengaji adalah hal yang menyenangkan. Hal inilah yang dibangun oleh Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Muhtadin dalam mendidik anak-anak.

Maka, kegiatan mengaji yang dipusatkan di Masjid Al-Muhtadin, Perum Purwomartani Baru, Yogyakarta ini diselingi dengan dongeng islami dengan mendatangkan beberapa pendongeng yang menyenangkan. Baca lebih lanjut

22 Komentar

Filed under Pendidikan

Pendidikan yang Dialogis

Pendidikan di Al-Muhtadin, Ustadz Muhaimin Azzet, dipotret Rismadin, Panitia RamadhanSebagaimana telah disinggung pada pembahasan sebelumnya bahwa ciri utama dari pendidikan yang membebaskan adalah pendidikan yang dialogis.

Bernhard Adeney-Risakotta, dalam tulisannya di Basis yang berjudul “Pendidikan Kritis yang Membebaskan”, menyampaikan bahwa pendidikan dialogis tidak hanya lebih etis, tetapi juga lebih lebih efektif. Pendidikan yang dilakukan secara monologis memang cukup efisien sebagai cara menyampaikan sebanyak-banyaknya informasi (meskipun jauh lebih pelan daripada membaca). Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Pendidikan

Tujuan Bimbingan dan Konseling: Mendapatkan Kebahagiaan Hidup

Santri TPA Al-Muhtadin sedang mengaji. Foto Akhmad Muhaimin AzzetBimbingan dan konseling dilakukan dengan tujuan membantu anak didik dalam memahami diri sendiri, baik sebagai makhluk Tuhan maupun sebagai makhluk sosial. Kemampuan dalam memahami diri ini penting bagi siapa saja, termasuk anak didik, agar dapat menghadapi kehidupan ini dengan lebih baik.

Adapun apabila diuraikan secara lebih rinci, bimbingan dan konseling diberikan untuk membantu anak didik –di antaranya– agar mendapatkan kebahagiaan hidup. Baca lebih lanjut

5 Komentar

Filed under Pendidikan

Karakter yang Mesti Dibangun dalam Pendidikan

Pondok Pesantren Modern As Salam. Akhmad Muhaimin AzzetPendidikan karakter sesungguhnya sudah tecermin dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi:

“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.” Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Pendidikan, Uncategorized

Bersikap Kasih dan Sayang

Santri TPA Al-Muhtadin bersama Ustadz Muhaimin AzzetSeorang guru yang ingin dicintai oleh anak didiknya harus bisa bersikap kasih dan sayang kepada mereka. Bersikap kasih dan sayang ini besar sekali pengaruhnya dalam rangka mewujudkan keberhasilan proses belajar mengajar. Bersikap kasih dan sayang ini diyakini menjadi sumber mata air kebijaksanaan dalam semua sendi kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan.

Sikap seorang guru yang penuh dengan kasih dan sayang bisa menjadikan semangat tersendiri ketika ia menjalankan tugasnya. Pada saat membaca novel Laskar Pelangi atau menonton filmnya dengan judul yang sama, betapa kita dibawa kepada semangat yang luar biasa dari seorang guru yang bernama Bu Muslimah. Baca lebih lanjut

9 Komentar

Filed under Pendidikan

Pendidikan yang Mekanis-Materialistis

pendidikan Indonesia, kota semarang, industriCiri utama dari pendidikan yang mekanistis-materialistis, jika ditinjau dari ilmu filsafat, materialisme diartikan sebagai paham yang menegasikan dimensi ruhiyah atau nilai-nilai spiritual.

Pendidikan yang seperti ini, dalam praktiknya, cenderung menekankan penguasaan materi-materi pengetahuan tanpa bobot moral-spiritual yang memadai.

Sebagai akibatnya, pendidikan akhirnya dinilai gagal dalam membangun karakter manusia yang cerdas dan bermoral. Pendidikan tak ubahnya seperti mesin industri yang hanya menghasilkan lulusan yang siap untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan dalam kehidupan modern. Baca lebih lanjut

5 Komentar

Filed under Pendidikan