Karakter yang Mesti Dibangun dalam Pendidikan

Pondok Pesantren Modern As Salam. Akhmad Muhaimin AzzetPendidikan karakter sesungguhnya sudah tecermin dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi:

“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tersebut, karakter penting yang semestinya dibangun adalah agar anak didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sungguh, inilah hal penting yang semestinya mendapatkan perhatian dalam pendidikan kita. Dengan demikian, kesadaran beriman dan bertakwa kepada Tuhan itu akan menjadi kekuatan yang bisa melawan apabila anak didik terpengaruh untuk melakukan perbuatan yang tidak terpuji. Apalagi hal ini semakin dikuatkan dengan pengembangkan karakter yang selanjutnya, yakni berakhlak mulia, maka semakin kukuhlah kepribadian dari anak didik berkarakter sebagaimana yang sangat diharapkan.

Anak didik berkarakter sebagaimana yang diharapkan tersebut baru dibangun dari karakter dasar, yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Belum lagi jika ditambah karakter selanjutnya yang ada dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, yakni sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Demikianlah di antara karakter yang mesti dibangun dalam pendidikan kita. Pada dasarnya, pembentukan semua karakter tersebut dimulai dari fitrah sebagai anugerah yang luar biasa dari Tuhan Yang Mahakuasa, yang kemudian membentuk jati diri dan perilaku.

Dalam prosesnya yang mengiringi tumbuh dan berkembangnya anak didik, anugerah Tuhan yang merupakan fitrah ini sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan. Padahal, lingkungan memiliki peranan yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan perilaku.

Di sinilah sesungguhnya pendidikan dapat mengambil peran pentingnya dalam mengembangkan karakter yang baik pada diri anak didik.

Budaya Sekolah dan Suri Teladan

Dalam rangka membangun karakter yang baik dalam diri anak didik, lembaga pendidikan atau setiap sekolah semestinya menerapkan semacam “budaya sekolah” dalam rangka membiasakan mengenai karakter yang akan dibentuk.

Budaya sekolah dalam pembentukan karakter ini harus terus-menerus dibangun dan dilakukan oleh semua yang terlibat dalam proses pendidikan di sekolah.

Lebih penting lagi dalam hal ini adalah agar para pendidik hendaknya dapat menjadi suri teladan dalam mengembangkan karakter tersebut.

Sungguh, sebagus apa pun karakter yang dibangun dalam lembaga pendidikan apabila tidak ada suri teladan dari para pendidiknya maka akan sulit dapat tercapai apa yang telah diharapkan.

Salam Pendidikan Indonesia,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

2 Komentar

Filed under Pendidikan, Uncategorized

2 responses to “Karakter yang Mesti Dibangun dalam Pendidikan

  1. Namun sayangnya tidak sedikit pelaku pendidikan yang mengabaikan tentang pemberian teladan yang baik kepada murid-muridnya. Padahal sewaktu saya kecil dulu ada sebutan guru adalah digugu dan ditiru

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s