Tujuan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Ust. Muhaimin Azzet bersama santri

Akhmad Muhaimin Azzet bersama santri.

Di antara tujuan bimbingan dan konseling di sekolah adalah kemampuan hidup bersama dengan individu yang lain. Kemampuan ini sangat penting dimiliki oleh anak didik. Sebab, sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri.

Manusia pasti membutuhkan orang lain. Misalnya, dalam memenuhi kebutuhan sandang, makan, papan, kendaraan, pendidikan, bahkan hiburan, manusia tentu tidak dapat memenuhinya secara sendiri.

Oleh karena itu, jika anak didik mengalami ketidakmampuan untuk hidup bersama dengan indvidu yang lain, tentu harus ditangani dengan baik.

Kemampuan hidup bersama individu yang lain memang harus dilatih sejak dini. Ketika masih kecil memang menjadi tanggung jawab orangtua untuk melatihkannya.

Namun, bila seorang anak telah memasuki usia sekolah, seorang guru atau pembimbing juga harus membantu melatih anak didiknya agar bisa hidup bersama dengan individu yang lain. Baik itu kepada teman-teman sekolah, para guru, atau siapa siapa saja yang terlibat interaksi dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Jika kemampuan ini tidak dilatihkan, tentu anak didik akan mengalami banyak masalah dalam perkembangan jiwanya.

Sebaliknya, apabila anak didik tidak mengalami masalah terkait dengan hidup bersama dengan individu yang lain maka akan mudah baginya untuk meraih kesuksesan dalam proses belajar mengajar.[]

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Pendidikan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s