Category Archives: Ibadah

Dzikir Saat Pagi, Siang, dan Malam Hari

Dzikir pada saat pagi dibaca ketika bangun dari tidur menjelang shalat Shubuh. Bacaan dzikirnya adalah sebagai berikut:

 

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيئٌ فِي الأَرْضِ وَ لاَ فِي السَّماَءِ وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillâhil ladzî lâ yadhurru ma’as-mihi syai-un fil ardhi walâ fis sama-i wahuwas samî’ul ‘alîm.

 

Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah yang tidaklah memberikan bahaya beserta asma-Nya segala sesuatu, baik yang ada di bumi, lelangit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR. Tirmidzi). Baca lebih lanjut

10 Komentar

Filed under Ibadah

Berdzikir dengan Kalimah Thayyibah (2)

foto Akhmad Muhaimin AzzetBerdzikir kepada Allah Swt. dapat kita lakukan dengan mengucapkan kalimah thayyibah (kalimah yang baik). Tulisan ini melanjutkan dari tulisan sebelumnya yang belum tuntas. Bila ingin membaca, silakan KLIK DI SINI.

i. Takbir

Bacaan takbir diucapkan sebagai ungkapan untuk mengagungkan Allah Swt. Sungguh, Allah Swt. adalah Dzat Yang Maha Besar. Mengenai bacaan takbir ini, ada sebuah hadits yang penting untuk kita renungkan, yakni Rasulullah Saw. bersabda: Baca lebih lanjut

10 Komentar

Filed under Ibadah

Bersuci dengan Tayamum

Akhmad Muhaimin Azzet, foto tayamumTayamum secara bahasa artinya adalah menyengaja. Sedangkan secara istilah, tayamum adalah mengusapkan debu yang suci pada wajah dan kedua tangan sebagai ganti dari wudhu, mandi atau basuhan anggota wajib, dengan syarat tertentu.

Tayamum ini dilakukan karena tidak menemukan air atau karena sakit yang tidak boleh terkena air. Sebagai ganti air, tayamum menggunakan debu. Tayamum ini dapat menghilangkan hadas kecil maupun besar dalam rangka untuk mengerjakan shalat dengan beberapa syarat yang telah ditentukan. Baca lebih lanjut

20 Komentar

Filed under Ibadah

Berdzikir dengan Kalimah Thayyibah

Akhmad Muhaimin Azzet, berdzikir dengan kalimat thayyibahBerdzikir kepada Allah Swt. dapat dilakukan dengan mengucapkan kalimah thayyibah (kalimah yang baik). Di antara kalimah thayyibah yang dapat dibaca sebagai dzikir adalah sebagai berikut:

a. Basmalah

Bacaan basmalah diucapkan pada setiap kita akan mengawali perbuatan atau pekerjaan yang baik. Dengan membaca basmalah dimaksudkan agar pekerjaan yang akan kita lakukan dapat terlaksana dengan baik dan mendapatkan keberkahan dari Allah Swt. Baca lebih lanjut

26 Komentar

Filed under Ibadah

Cara Berwudhu

cara berwudhu, akhmad muhaimin azzet, amazzet

Cara atau urut-urutan dalam berwudhu (foto: @muhaiminazzet)

Setelah kita mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan fardhu wudhu, sunnah di dalam wudhu, maupun beberapa hal yang dapat membatalkan wudhu (di postingan sebelumnya), berikut adalah cara atau urut-urutan di dalam berwudhu:

1. Membaca basmalah (bismillâhir-rahmânir-rahîm) sambil membasuh kedua telapak tangan sampai bersih atau sebanyak tiga kali.  (Gambar 1)

2. Berkumur-kumur sebanyak tiga kali sambil membersihkan gigi.  (Gambar 2)

3. Memasukkan air ke lubang hidung sebanyak tiga kali dan membersihkannya.  (Gambar 3) Baca lebih lanjut

22 Komentar

Filed under Ibadah

Bersuci dari Hadas Kecil

Wudhu, Akhmad Muhaimin Azzet, amazzetSeorang Muslim yang akan mengerjakan ibadah juga harus suci dari hadas kecil. Seseorang dikatakan berhadas kecil apabila buang air besar maupun kecil, buang angin atau kentut, atau terjadinya beberapa hal yang menyebabkan batalnya wudhu. Agar seseorang bisa suci dari hadas kecil maka harus melakukan wudhu dengan menggunakan air. Akan tetapi, apabila seseorang tidak menemukan air, atau tidak boleh terkena air karena sakit, maka seseorang bisa melakukan tayamum dengan menggunakan debu.

Berkaitan dengan hal ini, marilah kita perhatikan firman Allah Swt. sebagai berikut: Baca lebih lanjut

22 Komentar

Filed under Ibadah

Belajar (Kembali) Meyakini bahwa Firman Allah adalah Benar

Akhmad Muhaimin Azzet, Amel dan Nena sedang mengaji

Amelia dan Nena sedang mengaji di rumah penulis

Belajar (kembali) meyakini bahwa firman Allah adalah benar ini penting dalam rangka kita belajar meyakini Allah Swt. Ya, yakin kepada Allah Swt. ini kerap kurang mendarah daging dalam kehidupan kita. Dalam berdoa, misalnya, kadang kita kurang yakin apakah doa kita diterima atau tidak. Sehingga, dalam berikhtiar kita lebih mengandalkan usaha kita, atau mungkin pihak lain, daripada Allah Swt.

Belajar kembali untuk meyakini bahwa firman Allah (al-Qur’an) adalah benar adanya ini sangat penting untuk diupayakan karena segala hal yang ada di dalam al-Qur’an adalah kebenaran yang dapat menguatkan keyakinan seseorang. Bagaimana mungkin seseorang meyakini kebenaran mutlak terhadap Dzat Allah Swt. kalau tidak sekalian meyakini kebenaran firman-Nya, dalam hal ini yang terdapat di dalam al-Qur’an. Baca lebih lanjut

29 Komentar

Filed under Ibadah