Orang yang Bersih

Rasulullah Saw. bersabda, “Perumpamaan shalat lima waktu seperti sebuah sungai yang airnya mengalir dan melimpah dekat pintu rumah seseorang yang tiap hari mandi di sungai itu lima kali.” (HR Bukhari dan Muslim)

Betapa bersihnya tubuh seseorang yang dalam sehari mandi sebanyak lima kali. Demikianlah perumpaan orang yang mengerjakan shalat fardhu. Shalat yang dikerjakannya akan membersihkan jiwanya dari dosa-dosa. Betapa indahnya kehidupan orang yang mengerjakan shalat itu. Bila jiwa seseorang telah dibersihkan dari dosa-dosa maka ia telah menemukan jalan yang sangat mulus untuk bisa merasakan kebahagiaan.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

12 Komentar

Filed under Hikmah Utama

12 responses to “Orang yang Bersih

  1. stuju pak..begitu banyak orng sekarng lebih mengutamakan kebersihan badannya daripada kebersihan hatinya.. padahal dengan hati yang bersih, jidup ini begitu indah. insya Allah bahagia dunia akhirat…

  2. Kebersihan sebagian dari Iman 🙂

  3. semoga kita termasuk orang-orang yang tidak meninggalkan sholat, amin…..

  4. sayyidahali

    shalat bukan hanya sebagai pembersih dari dosa,lebih dari itu,dengan shalat (yang betul) mampu mencegah keji dan munkar..🙂
    Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan(Al-Ankabut:45)..afwan..salam kenal

  5. Pak Ustadz! Saya lagi mandi nih (hehe, maaf). Mau nanya, kalau sudah mandi, trus mau shalat.. masih harus wudhu lagi nggak, ya? Cepetan, Pak.. dingin! Hehe.
    🙂 😉

    • hahaha… Bang Andi, maaf baru balas… kedinginan ya, Bang. Maaf… maaf…

      Mengenai sudah mandi, trus mau shalat.. masih harus wudhu lagi nggak ya? Tentu saja tdk perlu wudhu lagi kalo setelah mandi (sebelum keluar kamar mandi) sudah wudhu di dalam. Tapi, kalo setelah mandi belum berwudhu, tentu sebelum shalat harus wudhu dulu.

      Kecuali, setelah mandi junub. Hal ini berdasar hadits, dari Aisyah, ”Rasulullah tidak lagi mengambil air wudhu sesudah mandi janabat.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

      Mengapa setelah mandi junub Rasulullah Saw. tidak berwudhu lagi sebelum shalat? Karena cara mandi junub Rasulullah Saw. adalah sebagai berikut:

      “Dari Aisyah ra., ia menerangkan bahwa, ‘Nabi Saw. apabila mandi janabat memulai membasuh kedua tangannya, kemudian menuangkan bagian-bagian kanannya lalu bagian kirinya, lalu mencuci kemaluannya, lalu wudhu seperti wudhu untuk sholat, kemudian mengambil air dan memasukkan jari-jarinya di pangkal rambut sehingga ia merasa sudah merata ia siramkan air di kepala tiga kali tuangan, lalu meratakan ke seluruh badan, kemudian membasuh kedua kakinya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

      Ah, menjawab pertanyaan ini sebenarnya saya malu, Abang bisa saja bertanya, tapi barangkali jawaban ini berguna untuk sahabat yang lain ya, Bang, hehe…

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s